Berkah 10 Muharram

Bulan Muharram merupakan bulan yang istimewa, dimana pada bulan ini segala pahala dilipatgandakan, bulan yang sangat baik untuk berpuasa setelah bulan romadhon. Bahkan di bulan Muharram ini banyak sekali nabi yang diangkat derajatnya oleh Allah swt. Banyak sekali keutamaan-keutamaan di dalam bulan yang menjadi penanda Tahun Baru Hijriyah ini, yang tidak kalah besar keutamaannya adalah pada tanggal 10 Muharram yang sering disebut sebagai Syura atau sering orang Indonesia menyebutnya sebagai Lebarannya Anak Yatim.

Di tanggal 10 Muharram kita dianjurkan untuk berpuasa dan menyantuni anak yatim sesuai dengan sabda Nabi SAW:

 مَنْ صَامَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ مِنَ الْمُحَرَّمِ أَعْطَاهُ اللَّهُ تَعَالَى ثَوَابَ عَشْرَةِ آلافِ مَلَكٍ ، وَمَنْ صَامَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ مِنَ الْمُحَرَّمِ أُعْطِيَ ثَوَابَ عَشْرَةِ آلَافِ حَاجٍّ وَمُعْتَمِرٍ وَعَشْرَةِ آلافِ شَهِيدٍ ، وَمَنْ مَسَحَ يَدَهُ عَلَى رَأْسِ يَتِيمٍ يَوْمَ عَاشُورَاءَ رَفَعَ اللَّهُ تَعَالَى لَهُ بِكُلِّ شَعْرَةٍ دَرَجَةً

“Barangsiapa berpuasa para hari Asyura (tanggal 10) Muharram, niscaya Allah akan memberikan seribu pahala malaikat dan pahala 10.000 pahala syuhada’. Dan barang siapa mengusap kepala anak yatim pada hari Asyura, niscaya Allah mengangkat derajatnya pada setiap rambut yang diusapnya“.

Kemuliaan bulan Muharram ini ditulis oleh KH Sholeh Darat seperti dikutip dari situs resmi NU, Beliau menerangkan dalam kitab Lathaifut Thaharah wa Asrarus Shalah tentang kemuliaan bulan Muharram.

“Bahwa awal Muharram itu adalah tahun barunya seluruh umat Islam. Adapun tanggal 10 Muharram adalah “Hari Raya”yang digunakan untuk bergembira dengan shadaqah, Hari raya ini untuk mensyukuri nikmat Allah, bukan hari raya dengan shalat. Tetap hari raya dengan pakaian rapi dan memberikan makanan kepada para faqir.”

Dengan banyaknya keutamaan dan keunggulan tanggal 10 Muharram mari kita hidupkan kembali semangat untuk berlomba dalam kebaikan. Santunan anak yatim tidak perlu harus banyak atau dilihat oleh orang lain. Hal ini sesuai dengan Firman Allah:

إِنْ تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ وَإِنْ تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَيُكَفِّرُ عَنْكُمْ مِنْ سَيِّئَاتِكُمْ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Baqarah: 271).

Ayat di atas menerangkan bahwa sedekah yang ditampakan itu baik tapi jauh lebih baik jika sembunyi-sembunyi hal ini sesuai dengan hadist dari riwayat Imam Tabrani:

صَدَقَةُ السِّرِّ تُطْفِئُ غَضَبَ الرَّبِّ

“Sedekah rahasia itu bisa memadamkan kemurkaan Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (HR. Thabrani)

Di masa media sosial seperti ini jika kita bisa memanfaatkan media sosial dengan baik maka bisa menjadi ladang dakwah kita akan tetapi kalau ada rasa riya yang hadir bisa menjadi petaka, maka dari itu dengan penggunaan yang bijak akan menjadikan kita pribadi yang jauh lebih baik lagi. Mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan.

7 thoughts on “Berkah 10 Muharram

  1. Semoga bulan muharrom ini menjadi awal dari perubahan untuk kita menjadi lebih baik lagi dan selalu berkelimpahan Berkah dan RahmatNya. Aamiin

  2. I must say, as much as I enjoyed reading what you had to say, I couldnt help but lose interest after a while. Its as if you had a fantastic grasp to the topic matter, but you forgot to include your readers. Perhaps you should think about this from extra than 1 angle. Or maybe you shouldnt generalise so very much. Its better if you think about what others may have to say instead of just heading for a gut reaction to the topic. Think about adjusting your personal believed process and giving others who may read this the benefit of the doubt.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *